If you get serious, you get stupid. Laughter is the close distance between two person.

Sunday, July 15, 2012

I'm a Big Girl, Dad.....!!!


Saya adalah anak tunggal. Ayah saya adalah seorang pekerja wirausaha dan hobinya naik gunung. Rambutnya sudah putih semua, tapi tubuhnya masih terlihat kuat dan gagah. Hatinya lembut dan sayang keluarga. Hampir tiap pagi jika sedang luang, dia selalu mengantar saya ke sekolah. Kami selalu berangkat dengan motor bututnya
, namun juga motor kebanggaan Ayah ( maklum motor yang penuh kenangan ) yang selalu dicucinya tiap hari. Motor itu begitu bututnya, sampai kadang bunyi seperti kentut saat berjalan. Karena itu kadang saya malu dan pengen agar tubuh saya menciut dan menghilang saja kala motor Ayah saya masuk halaman sekolah agar tidak diketahui teman-teman.

Jarak rumah ke sekolah cukup jauh, kira-kira sekitar satu jam dengan kendaraan motor. Dia sering memakaikan saya jaket tebal agar saya tidak kedinginan diterpa angin pagi. Dan setibanya di depan pagar sekolah dia selalu menurunkan saya dan menciumi pipi saya berkali-kali. Namun setelah beranjak remaja, saya mulai risih kala Ayah mencium pipi saya. Apalagi didepan teman-teman. Saya kan udah umur 12 tahun? masak diciumin terus seperti anak balita aja? Sebel banget deh. Maka saya putuskan bahwa saya bukan anak kecil dan tidak butuh kecupan di pipi lagi.

Suatu hari, seperti biasa, Ayah saya mengantar sampai di depan gerbang sekolah, menurunkan saya, tersenyum lebar dengan senyum khasnya dan memiringkan badannya hendak mencium pipi saya. Tapi saya segera mengangkat tangan dan berkata, "Jangan Ayah, aku malu!" itu pertama kalinya saya berkata begitu dan wajah ayah tampak begitu keheranan. Dengan sebal saya berkata "Yah, aku kan sudah besar dan sudah terlalu tua untuk dicium-cium kayak anak balita."

Ayah memandang saya beberapa saat, rasanya begitu lama ia memandang dan matanya mulai sedikit berkaca-kaca dan basah. Namun aku lihat dia berusaha menahan diri. "OK deh, kamu sudah gadis remaja sekarang. Ayah tak perlu menciummu lagi. Sekarang terimalah, ini uang untuk kamu jajan dan makan siang ya...sayang" dia berbalik menuju motor bututnya dan melambaikan tangannya pamit pergi.

Beberapa waktu kemudian, sang Ayah tercinta tiba-tiba saja mendapat serangan jantung ditengah perayaan hari ulang tahun sang Gadis. Suasana ceria langsung berubah menjadi duka. Sang Ayah rupanya terlalu bekerja keras demi anak dan istrinya sehingga mengorbankan kesehatannya sendiri. Singkat cerita, sang Ayah telah kembali pada Tuhan di alam baka.

Sahabat semua tahu dan bisa bayangkan, apapun  yang dikorbankan gadis itu takkan bisa membuat Ayahnya kembali walau sekedar untuk mendapatkan lagi ciuman sayang darinya. Untuk merasakan wajah tua dan kumisnya yang kasar. Mencium bau tubuhnya yang khas. Dan untuk merasakan lengannya yang kuat merangkul pundak anak gadisnya, mengacak-ngacak rambut anak gadisnya atau menggendong badan anak gadis dan masih banyak kenangan lainnya.

Seandainya bisa, aku ingin ucapkan padanya “Ayah, aku sudah dewasa, tapi aku tak akan pernah terlalu tua untuk mendapat ciuman darimu...I'm a big girl Dad, but i never too old for your kiss”


 “Cintailah kedua orangtuamu dengan sepenuh Hati kamu tanpa syarat (Cinta bersyarat adalah BISNIS) . Kamu tak pernah tahu betapa kamu butuh mereka hingga salah satu dari mereka pergi tinggalkanmu selama-lamanya." Mampu bangkit dari setiap kegagalan dan mau belajar memetik hikmah darinya sehingga Sahabat menjadi lebih baik dan bijaksana. Dan yang namanya kegagalan yang sesungguhnya bukanlah ketika Sahabat jatuh, akan tetapi ketika Sahabat memilih tidak bangkit pada saat telah jatuh.

Winston Churchill pernah berkata,”Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.”  Namun yang menjadi permasalahan disini  adalah tidak mudah untuk bangkit dari kegagalan. Ayo gunakan IEQ agar daya juang Sahabat mau bangkit...8)

Satu hal lain yang perlu Sahabat sadari dan yakini bahwa didalam Tuhan selalu ada pengharapan. Pengharapan untuk hidup yang lebih baik dan bermakna baik di dunia maupun di akhirat. Jika Sahabat mau fokus dengan pengharapan, maka Sahabat akan tetap bersemangat menjalani kehidupan sekarang, selanjutnya Sahabat mampu bangkit dari keterpurukan dan keputus-asaan

Dengan demikian, Sahabat mampu bekerja dan menjalin hubungan dengan sesama menjadi lebih baik lagi, semua ini semata-mata ditujukan untuk Tuhan. Dan pada gilirannya Sahabat akan memperoleh sekaligus menikmati keberhasilan dalam hidup. Semua harus baik adanya dihadapan Tuhan bukan hanya dihadapan manusia. Oh indahnya..8)

No comments:

Post a Comment